KOREA INTERNATIONAL COOPERATION AGENCY

Lembaga yang memberikan beasiswa Korea Selatan yang ditawarkan bagi negara-negara berkembang, KOICA.

KOREA NATIONAL UNIVERSITY OF EDUCATION

Kampus yang menjadi salah satu pusat pendidikan dan pelatihan educators Korea bertingkat International yang terletak di Kota Choengju.

OVERSEAS TRAINING TEACHER PROGRAM AUT NZ

Program kerjasama Kemendikbud dan Auckland University of Technology New Zealand yang diadakan untuk melatih guru vokasi Indonesia selama 3 minggu.

Thursday, October 27, 2011

ALAT PENGATUR SUHU OVEN KAYU KONVENSIONAL BERBASIS ATEMEGA 8


1. Target Luaran
Target keluaran yang diharapkan dari PKMT ini adalah alat pengatur suhu oven kayu konvensional berbasis atemega 8.
2. Metode
a.       Perancangan Desain Alat
1)      Survei Tempat
Dalam melakukan perancangan desain alat maka dilakukan terlebih dahulu adalah melihat atau mensurvei tempat yang akan dijadikan sebagai tempat pemasangan alat.
2)      Observasi Tempat
Setelah melakukan survei kemudian dilakukan observasi lanjut. Dalam observasi, yang dilakukan adalah mengamati kondisi dalam ruangan oven kayu sederhana.

b.      Pembuatan Alat
Dalam pembuatan alat ini diperlukan bahan yang tahan terhadap kondisi lingkungan kerjanya. Hal ini dikarenakan alat ini akan di tempatkan di  ruangan atau in door yang kering dan panas. Oleh karena itu, dalam pembuatan alat ini dilakukan dalam beberapa tahap atau proses yaitu;
Gambar 1. Proses pembuatan alat

c.       PengujianAlat
Untuk mengetahui berfungsi tidaknya alat ini maka dilakukan pengujian atau validasi alat. Dalam melakukan pengujian alat ini, dilakukan di Laboratorium Material Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Dengan tahap sebagai berikut :

Gambar 2. Pengujian alat

Selanjutnya melakukan di lapangan secara langsung yang akan dijadikan sebagai tempat pemasangan alat ini. Pengujian ini antara lain:
1)      Berfungsi tidaknya blower dan sensor panas
Pengujian berfungsi tidaknya alat dengan cara mensimulasi panas ruangan (menaikkan dan menurunkan suhu). Simulasi bertambahnya suhu dilakukan dengan memberikan panas pada sensor suhu dan akhirnya membuat putaran blower melambat. Begitu pula sebaliknya.
2)      Berfungsi tidaknya selftimer
Dalam pengujian ini, pengujian yang dilakukan yaitu mengatur timer pada waktu tertentu untuk alat pengatur suhu pada oven kayu bekerja.
3)      Ketahanan alat terhadap lingkungan
Untuk menguji ketahanan alat terhadap kondisi lingkungan maka yang dilakukan yaitu alat diperlakukan dengan meletakkanya di tempat yang kering dan panas. Pengujian ini dilakukan selama 1 minggu.

3. Ketercapaian Target Luaran
Tanggal
Tempat
Keterangan
1 Februari 2011
Klaten
Melakukan observasi tempat
21 Februari 2011
FT,Jurusan elektro
Konsultasi dengan pembimbing
2 Maret 2011
UKMP UNY
Membahas jadwal pembuatan alat
2 – 13 Maret 2011
Kos
Pembuatan alat uji coba
11 Maret 2011
UKMP UNY
Membahas alat dan uji coba alat
12 maret 2011
Klaten
Pengambilan data kelembapan kayu
16  Maret 2011
FT,Jurusan elektro
membahas observasi tempat
19 Maret 2011
Klaten
Konsultasi pemasangan alat dengan mitra
23 Maret 2011
UKMP UNY
Membahas waktu pemasangan alat dan alat
2 April 2011
Mayar
Pembelian blower
9 April 2011
Klaten
Mengantarkan alat dan Uji coba alat
16 april 2011
Klaten
Mengambil data penelitian
Mempersiapkan lebih detail penaruhan alat
23 April 2011
KLaten
Melakukan renovasi alat
28 April 2011
Klaten
Pemasangan alat diruangan untuk digunakan
29  April 2011
Klaten
Pengambilan data sesudah pemasangan alat
30 April 2011
Klaten
Penyusanan laporan
13 Mei 2011
UKM Penelitian
Diskusi internal masalah laporan sementara dan kapan mengecek alatnya.
20 Mei 2011
Klaten
Mengecek alat yang sudah dipasang dan menanyakan berfungsi apa tidaknya alat pengatur suhu ovennya.
25 Mei 2011
Kos anggota
Membuat laporan dan diskusi interen
Pada saat ini (per tanggal 1 Juni 2011) program PKMT team kami telah mencapai 90%. Kedepannya akan memantau apakah alat tersebut sudah berfungsi dengan baik .

4. Permasalahan dan Penyelesaiannya
a) Administratif
Tidak ada kendala karena sebelumnya kami sudah kenal baik dengan mitra kerjanya.
b) Teknis
Pada sensor yang digunakan untuk mengukur kadar air kayu, susah untuk dicari dan ditemukan di wilayah yogyakarta. Maka harus memesan ke Surabaya terlebih dahulu.
c) Organisasi Pelaksana
Dalam pelaksaannya kerjasama antar team sudah saling melengkapi dengan kelebihan masing-masing yang berperan
SDM
Pembagian Kerja
Target
Keterangan
Indri Purwitasary
Pengurus Administrasi Interen UNY dan kelengkapannya
Semua urusan tentang surat menyurat dan mempermudah jalannya proses pengerjaan PKMT
Tercapai
Yusron Mubarok
Pengadaan peralatan komponen
Semua komponen dan alat yang dibutuhkan sudah dipenuhi
Tercapai
Adhitya Bagitaning tyas
Pembelanjaan Kebutuhan pedukung PKMT
Semuah komponen, alat dan bahan kebutuhan PKMT dapat dipenuhi
Tercapai
Riski Edi J
Pembuatan Alat Pengatur suhu oven kayu
Menghasilkan Alat pengatur suhu oven kayu konvesional berbasis Atmega 8
Tercapai
TIM
Mensosialisasikan Produk ke masyarakat
Instalasi dan maintance
Alat mampu membantu produksi pembuatan Furniture di desa Mireng
Alat terpasang dan ada masalah setelah di operasaikan
Tercapai


Tercapai
Pada saat ini (per tanggal 1 Juni 2011) program PKMT team kami telah mencapai 90%. Kedepannya akan memantau apakah alat tersebut sudah berfungsi dengan baik .
d) Keuangan
Pada pembuatan alat pengatur suhu oven ini, kami mendapat dukungan dari mitra kerja kami. Sehingga untuk beberapa komponen-komponen yang mendapat dukungan ini, kami mendapat pinjaman uang dari mitra kerjanya.
e) Lain-lain
Masalah sumber pengetahuan tentang alat ukur kelembapan yang belum mampu dibuat yang menjadikan tidak berfungsinya self timer sesuai dengan kelembapan kayu.

Tuesday, October 25, 2011

SISTEM PEMINDAH TENAGA PADA HELICAK

A.      PENDAHULUAN
 
Perkembangan dunia otomotif yang semakin maju menunjukkan semakin bertambahnya kecerdasan manusia seiring dengan berkembangnya waktu dan tingkat kebudayaan manusia. Kendaraan bermotor merupakan hasil rekayasa manusia guna memperoleh kenyamanan, kecepatan, dan keamanan untuk sampai ke tempat tujuan. Manusia berupaya melakukan berbagai kegiatan guna mencapai kesejahteraan hidupnya. Dalam memenuhi kebutuhan konsumen dalam bidang transportasi khususnya, harus dilakukan survei pasar. Informasi yang didapat dari survei pasar tersebut dapat dipakai sebagai acuan dalam perancangan dan pembuatan suatu produk otomotif dan dengan informasi tersebut juga diharapkan produk otomotif yang dihasilkan dapat lebih murah, aman dan efisien.

Sistem transmisi, dalam otomotif, adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya. Torsi tertinggi suatu mesin umumnya terjadi pada sekitar pertengahan dari batas putaran mesin yang diijinkan, sedangkan kendaraan memerlukan torsi tertinggi pada saat mulai bergerak. Selain itu, kendaraan yang berjalan pada jalan yang mendaki memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan mobil yang berjalan pada jalan yang mendatar.
Kendaraan yang berjalan dengan kecepatan rendah memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan tinggi. Dengan kondisi operasi yang berbeda-beda tersebut maka diperlukan sistem transmisi agar kebutuhan tenaga dapat dipenuhi oleh mesin. Transmisi manual adalah sistem transmisi otomotif yang memerlukan pengemudi sendiri untuk menekan/menarik seperti pada sepeda motor atau menginjak kopling seperti pada mobil dan menukar gigi percepatan secara manual.
Gigi percepatan dirangkai di dalam kotak gigi/gerbox untuk beberapa kecepatan, biasanya berkisar antara 3 gigi percepatan maju sampai dengan 6 gigi percepatan maju ditambah dengan 1 gigi mundur (R). Gigi percepatan yang digunakan tergantung kepada kecepatan kendaraan pada kecepatan rendah atau menanjak digunakan gigi percepatan 1 dan seterusnya kalau kecepatan semakin tinggi, demikian pula sebaliknya kalau mengurangi kecepatan gigi percepatan diturunkan, pengereman dapat dibantu dengan penurunan gigi percepatan.

B.       PEMBAHASAN
1.      Mekanisme Pemindah Gigi Percepatan
Mekanisme pemindahan gigi percepatan dibantu oleh beberapa peralatan antara lain :
a. Gear shift fork kiri, kanan dan tengah.
b. Gear shift drum.
c. Shift drum stoper.
d. Gear shift positive stoper.
Pada saat gear shift ditekan, maka gear shift spindle akan berputar dan  menyebabkan berputarnya gear shift drum. Berputarnya shift drum akan menggerakkan shift fork ke arah pergerakan jalur yang ada pada shift drum, sehingga gigi transmisi yang berhubungan dengan shift fork akan bergerak sesuai dengan pergerakan shift fork pada jalur dan proses perpindahan gigi akan berlangsung, sesuai dengan perpindahan gigi yang dikehendaki.
2.      Transmisi Manual
Momen yang dihasilkan Momen yang dihasilkan oleh mesin mendekati tetap, bertambah sesuai dengan putaran mesin. bertambah sesuai dengan putaran mesin. Bagaimanapun juga kendaraan memerlukan daya daya yang besar untuk mulai berjalan atau menempuh jalan yang tinggi. Pada jalan yang mendaki, roda penggerak memerlukan tenaga yang lebih besar sehingga kita harus memiliki beberapa bentuk mekanisme perubah momen. Daya yang besar tidak diperlukan selama kecepatan tinggi pada saat roda membutuhkan putaran yang cepat. daya tetap .
Transmisi digunakan untuk mengatasi hal ini dengan cara menukar kombinasi gigi (perbandingan gigi) untuk merubah tenaga mesin menjadi momen sesuai dengan kondisi perjalanan kendaraan dan memindahkan momen tersebut ke roda-roda. Apabila kendaraan harus mundur, arah putarandibalik oleh transmisi sebelum dipindah ke roda-roda (Anonim, 1996). Kombinasi Dasar Untuk Roda Gigi Paralel

A : Roda gigi penggerak (drive gear)
B : Roda gigi yang digerakkan (drive gear)

Apabila dua roda gigi dikombinasi seperti pada gambar di bawah ini, arah putaran dari input shaft (A: sisi mesin &input shaft) akan berbalik arah pada output shaft (B: sisi output shaft & propeller shaft). Beberapa persyaratan yang harus dimiliki sebuah transmisi diantaranya:
ü  Waktu untuk memindahkan tenaga harus cepat, mudah dan tidak berbunyi.
ü  Harus kecil, ringan, tidak mudah rusak dan mudah diperbaiki.
ü  Ekonomis dan memiliki efisiensi tinggi.
Transmisi yang digunakan pada kendaraan bermotor dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
1.      Selective gear transmission
·         Sliding mesh type
·         Constant mesh type
·         Synchromesh type
2. Planetary gear transmission
3. Automatic transmission
·         Fluid type
·         Electric type
3.      Kopling
Pengertian kopling adalah untuk meneruskan tenaga dan poros engkol ke gigi transmisi (versneling) digunakan kopling (clutch), kopling yang digunakan pada sepeda motor adalah tipe basah, yang artinya kopling tersebut terendam oleh oli pelumas dan dilengkapi dengan beberapa plat kopling. Kopling ada yang dipasang pada poros engkol dan ada pula yang ditempatkan pada poros utama (main shaft).
Kopling yang ditempatkan pada poros engkol banyak digunakan pada sepeda motor ukuran kecil 100 cc ke bawah, sedangkan kopling yang ditempatkan pada poros utama digunakan pada sepeda motor ukuran 100 cc ke atas (Emanuel Teiseran, 1982). Ada juga yang disebut dengan kopling otomatis atau ganda, yang cara kerjanya adalah memanfaatkan gaya sentrifugal. Kopling ini terdapat dua buah kopling yaitu kopling sentifugal (primer) dan kopling sekunder. Macam-macam Kopling Sepeda Motor.
Kebanyakan sepeda motor pada umumnya menggunakan mekanisme kopling ganda seperti kebanyakan dipakai pada jenis sepeda motor bebek. Dinamakan kopling ganda karena dalam satu mesin mempunyai dua buah kopling yaitu kopling primer dan kopling sekunder. Jenis-jenis kopling lainnya adalah kopling manual seperti dipakai pada motor sport. Kedua jenis mekanisme kopling tersebut masing-masing mempunyai keuntungan dan kelebihan, jika menggunakan kopling manual saat perjalanan jauh tangan menjadi cepat lelah karena sering menarik tuas kopling saat pemindahan gigi percepatan, tetapi masalah tenaga awal daya sepeda motor yang menggunakan kopling manual tenaganya lebih besar.
4.      Mekanisme pemindah gigi
Mekanisme pemindah gigi pada Helicak ini yaitu saat gear shift ditekan, gear shift spindle akan berputar dan menyebabkan berputarnya gear shift drum. Berputarnya shift drum akan menggerakkan shift fork ke arah pergerakan jalur yang ada pada shift drum, sehingga gigi transmisi yang berhubungan dengan shilf fork akan bergerak sesuai dengan pergerakan shift fork pada jalur dan proses perpindahan gigi akan berlangsung sesuai dengan perpindahan gigi yang dikehendaki.Pada mesin Honda CB 100 sebelumnya menggunakan model  pemindah gigi yang cara mengoperasikannya dipijak dengan kaki dan setelah diaplikasikan pada Helicak mengalami perubahan yaitu tuas pemindah gigi yang dilakukan sedikit perubahan dengan cara melakukan penyambungan agar pengoperasiannya menjadi mudah dan nyaman.

5.      Pemindah tenaga
Pemindah tenaga (power train) adalah suatu mekanisme yang memindahkan tenaga dari mesin ke roda-roda. Rantai adalah salah satu jenis pemindah tenaga. Rantai dapat diterapkan dalam keadaan yang bermacam-macam. Transmisi dengan rantai sangat cocok untuk jarak sumbu besar antara poros roda. Rantai dapat pula digunakan jika poros roda tidak boleh berputar satu sama lain.
Rantai tidak dapat slip, oleh karena itu rantai tidak memerlukan tegangan awal, sehingga poros dan blok bantalan tidak mengalami beban ekstra. Selain itu transmisi tidak memerlukan banyak tempat. Pelumasan rantai dan perlindungan terhadap rantai dari debu dan lain sebagainya harus diusahakan dengan memasang sebuah lemari rantai. Rantai dapat digunakan dalam berbagai macam kebutuhan berdasarkan pada fungsi dan tipe rantainya. Rantai rol cocok untuk jarak sumbu besar antara yang dilakukan sedikit perubahan dengan cara melakukan penyambungan agar pengoperasiannya menjadi mudah dan nyaman.
6.      Poros
Dalam menggerakkan roda membutuhkan poros sebagai tempat roda gigi dan roda. “Poros merupakan salah satu bagian yang terpenting dari setiap mesin yang berfungsi untuk meneruskan tenaga bersama dengan putaran”. Menurut pembebanan poros terdiri atas: poros transmisi, spindle, gandar, poros dan poros luwes. a. Poros Transmisi (line shaft) Poros ini mendapat beban puntir dan lentur, sedangkan gaya yang ditransmisikan oleh poros ini melalui kopling, roda gigi, puli sabuk atau sprocket rantai. b. Spindel (spindle) Poros transmisi yang terlalu pendek, seperti poros utama mesin perkakas dimana beban utamanya berupa puntiran, disebut spindle. Syarat yang harus dipenuhi poros adalah deformasi harus kecil dan bentuk serta ukuran harus teliti.
c. Gandar (axle) Poros ini dipasang diantara roda-roda kereta api, dimana tidak mendapat puntir dan tidak berputar. Gandar ini mendapat beban lentur, kecuali jika digerakkan oleh penggerak mula dimana akan mengalami beban puntir juga. d. Poros (shaft) Poros yang ikut berputar untuk memindahkan daya dari mesin ke mekanisme yang digerakkan. Pada poros ini mendapat beban puntir murni dan bengkok. e. Poros luwes Poros yang berfungsi untuk memindahkan daya dari dua mekanisme, dimana perputaran poros membentuk sudut dengan poros lainnya, sedangkan daya yang dipindahkan kecil.
Berdasar jenis poros di atas, maka jenis yang dipakai adalah poros (shaft). Dalam pemilihan ini mengambil dari berbagai tinjauan yaitu poros yang direncanakan untuk menstransmisikan daya, jadi poros tersebut ikut berputar bersama mekanisme yang digerakkan. Pada poros itu juga mengalami beban puntir murni sehingga penggunaan poros (shaft) sangat tepat dan diperlukan pemilihan bahan. Bahan merupakan unsur yang diperlukan untuk pembuatan alat, perkakas atau juga untuk keperluan teknik lainnya. Dalam merencanakan poros ini terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan yang berhubungan dengan sifat mekanis bahan antara lain sebagai berikut:
a.       Kekuatan poros
Suatu poros transmisi dapat menahan beban puntir atau lentur bahkan gabungan antara puntir dan lentur. Ada juga poros yang mendapat beban tarik atau tekan seperti baling-baling kapal atau turbin. Kelelahan, tumbukan, konsentrasi tegangan terjadi bila diameter poros diperkecil (poros bertangga) atau bila poros memiliki alur pasak.
b.      Kekakuan poros
Sebuah poros mempunyai kekuatan yang cukup, tetapi jika lenturan atau defleksi puntirnya terlalu besar akan mengakibatkan ketidaktelitian (pada mesin perkakas) atau getaran dan suara (misal pada turbin dan kotak roda gigi), sehingga disamping kekuatan poros, kekakuannya perlu diperhatikan.
c.       Putaran kritis
Apabila putaran suatu mesin dinaikkan maka pada suatu harga putaran tertentu dapat terjadi getaran yang luar biasa besarnya. Putaran ini disebut putaran kritis. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan padaporos dan bagian-bagian lainnya.
d.      Korosi
Bahan-bahan tahan korosi harus dipilih untuk propeller dan pompa bila terjadi kontak dengan media korosif. Demikian pula untuk poros yang terancam kavitasi dan poros mesin yang sering berhenti lama.
e.       Bahan poros
Poros-poros yang dipakai untuk meneruskan putaran tinggi dan beban berat umumnya dibuat dari baja paduan dengan pengerasan kulit yang sangat tahan terhadap keausan. Beberapa diantaranya adalah baja khrom nikel, baja krom nikel mollibden, baja krom, baja krom molibden, dll. Pemilihan bahan sebaiknya dilakukan berdasarkan standar-standar yang ada. Nama-nama dan lambang-lambang dari bahan-bahan menurut standar beberapa negara serta persamaannya dengan JIS (Japanese Industrial Standards) untuk poros diberikan, adapun tabel sebagai berikut

C.      KESIMPULAN
Proses pembuatan sistem pemindah tenaga Helicak diawali dengan proses perencanaan. Langkah selanjutnya adalah pemilihan bahan-bahan. Bahan yang digunakan antara lain : gear, rantai, poros pejal dan bearing (Unit Center Point). Proses selanjutnya yaitu proses pengerjaan sistem pemindah tenaga. Setelah semua proses tersebut dilakukan yang terakhir adalah proses finishing. Proses pengujian dilakukan dengan cara uji kelayakan, untuk mengetahui hasil sistem pemindah tenaga yang baik dan aman, dilakukan pengujian kinerja dari sistem pemindah tenaga.

DAFTAR PUSTAKA
Jarwo Puspito. (1998). Elemen Mesin Dasar. Yogyakarta: Jurusan Teknik Mesin FT UNY.
Sularso & Suga, Kiyokatsu. (2004). Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: PT. Pradaya Paramita.


Tuesday, October 18, 2011

DIGITALISASI AL-QUR’AN DAN AL-HADIST; CLOSER TO AL-QUR’AN DAN HADIST


Jimat[1]; Al Qur’an dan Al Hadist
M

enjadi hal yang tidak terbantahkan, di era modern sekarang ini manusia mempunyai keinginan untuk mempermudah semua urusannya, hal ini sesuai dengan sabda nabi Muhamad SAW, “Permudah jangan di persulit”[2] . Sifat manusia yang menyukai hal-hal yang bersifat praktis  telah menjadikan seluruh komponen yang mewarnai kehidupan manusia harus dituntut praktis juga. Hal yang bersifat praktis baik untuk manusia modern bersifat mobile, dari satu kegiatan disuatu tempat kemudian harus berpindah ketempat lain dalam hitungan menit. Untuk itu dituntutlah sebuah kepraktisan dalam segala aspek kehidupan manusia. Mulai dari alat komunikasi, transportasi, peralatan kerja, pakaian dan perlengkapan kehidupan lain harus memenuhi standard praktis itu sendiri. Hal ini terlihat pada perkembangan teeknologi sekarang, hand phone, MP3, MP4, kamera digital, internet, games, TV semuanya di kemas dalam satu kantong[3].


Perkembangan Manusia Modern
            Hasrat manusia untuk melakukan segala secara instan juga mempengaruhi pola kehidupan umat manusia. Selogan “serba instan” sudah terbiasa tergaung di mana-mana, mulai dari mie instan hingga politikus-politikus instan kerap kali kita dengar. Sebenarnya tidak buruk juga sesuatu yang instan tersebut. Namun tentu saja setiap hal punya “dua sisi mata uang”[4], ada baiknya tentu saja ada buruknya. Sesuatu yang cepat, siap pakai mempunyai beberapa kekurangan tentunya. Mie instan yang siap saji dalam hitungan menit,  mempunyai efek negatif[5]. Buah kalengan yang juga mempunyai nilai instan tinggi berpengaruh cukup signifikan bagi kesehatan tubuh si pemakan. Dan yang paling banyak orang bersepakat adalah munculnya politikus instan, yang semuanya punya back ground[6] politik yang rendah, hanya bermodal dan pamor semata. Hal tersebut sangat meresahkan para pengamat politik nasional, dengan eksekutif-eksekutif karbitan[7] yang menjamur di nusantara pasti membawa efek-efek yang bisa dikatakan kurang sehat bagi kestabilan politik, hal itu dikarenakan mereka harus memberi kebijakan dan dengan latar belakang mereka, serta ilmu yang mereka miliki tidak sesuai.
            Penyebab lainnya adalah nilai-nilai materialism makin tampak jelas dalam kehidupan bangsa Indonesia modern. Semuanya diukur menggunakan rupiah, uang dan materi kebendaan lainnya. nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia mulai digeser oleh arus globalisasi dari luar , semisal budaya gugur gunung[8] yang dulu kental disudut-sudut desa, sekarang mulai jarang. Masyarakat lebih suka berdiam dirumah, menggaji seseorang membersihkan rumah, membersihkan jalan, atau memberikan uang ketika kerja bakti dilaksanakan di lingkungannya. Dalam paham materialism dikenal istilah yang mendukung paham ini, yaitu ekonomis.
            Dilain pihak Surendra J. Patel memaparkan gagasannya, bahwa besarnya biaya tergantung pada teknologi[9]. Pemikiran ekonomis dan besarnya biaya teknologi ini selalu berusaha dikolaborasikan menjadi sebuah paket yang siap dihadirkan dipasaran, Murah dan berteknologi  tinggi. Kemudahan-kemudahan ini juga yang diinginkan manusia modern. Dalam islam juga diajarkan prinsip serupa dengan ekonomis, sesungguhnya  yang berlebih-lebihan adalah temanlnya saiton
Artinya: Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.(al israa 27)
            Dampak perkembangan teknologi juga tidak selamanya baik, global warming[10] yang sedang gencar di lawan baik oleh pemerhati lingkungan, LSM ataupun dari pihak mahasiswa merupakan salah satu penyebabnya. Teknologi untuk transportasi, industri dan pembangkit listrik masih banyak menggunakan bahan bakar, energi fosil menyumbang angka tertinggi untuk kasus pemanasan global dari segi sumber dan preventif. Dari segi perbaikan lingkungan pemanaasn global dapat dikurangi bahkan disembuhkan dengan sendirinya oleh alam. Pohon sebagai penyerap alami CO2 hasil sisa pembakaran merupakan jawaban konkret akan hal ini. Kenyataan lain menunjukan jumlah pohon tiap tahunnya semakin berkurang untuk beberapa alasan. Pembukaan permukiman penduduk, pengalihan hutan menjadi perkebunan, penggalian tambang, ekspor kayu serta untuk keperluan pembuatan kertas adalah beberapa alasan diantaranya. Untuk mengurangi laju pemanasan bumi sejalan tengan perkembangan teknologi upaya yang paling banyak dilakukan adalah dengan langkah paper less, less paper[11].
            Pemikiran-pemikiran kebanyakan masyarakat yang masih memaknai secara saklek[12], bahwa buku merupakan sumber ilmu, juga masih belum bisa dilawan oleh pendidikan modern. Pendidikan dengan sistem satuan pendidkan memposisikan guru dan buku bukan segalanya, mereka hanya fasilitator dalam belajar mengajar. Pada pendidikan modern sumber belajar bukan hanya dua komponen itu, namun masih banyak yang lainnya antara lain modul, media pembelajaran, praktikum, presentasi, CD interaktif dan lain sebagainya.
Jimat Kaum Muslim
مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظاً

Artinya : "Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka." (QS An-Nisa' : 80).
Alloh SWT mengirim nabi terakhirnya, Muhamad SAW menjadi penyempurna akhlak manusia. Didalam dirinya terdapat sisi kemanusiaan yang tidak luput dari salah dan lupa; namun juga ada sisi kemuliaan seorang kekasih Alloh SWT. Sebagai seorang rosululloh, Muhamad menerima wahyu dari Rob alamsemesta yang disebut Al Qur’an sebagai petunjuk[13] umat manusia agar tidak tersesat hidup didunia. Sebagai seorang manusia yang terp[ilih tentu setiap tindak tanduk beliau terpelihara oleh Alloh SWT, sehingga beliaulah contoh nyata, figur[14] yang harus kita tiru, suritauladan yang baik untuk semua manusia didunia. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita sebagai umat muslim dekat dan selalu berpegang teguh seperti apa yang diwasiatkan beliau, berpegang teguh pada Al Qur’an dan Hadist.
Digitalisasi Al Qur’an Dan Hadist
            Dalam peribahasa disebutkan, “Zaman beralih, musim bertukar”[15]. Jadi mungkin dulu sekolah hanya bertumpu pada guru dan buku[16] namun sekarang dengan kurikulum KTSP para peserta didik dituntup lebih mandiri. Dalam perkembangan pendidikan ini juga mulai hilang garis pemisah antara guru dan murid. Manusia modern yang mulai menyadari bahwa bukan hanya buku sumber ilmu pengetahuan, inilah yang melandasi digitalisasi Al Qur’an dan Hadist. Pada perkembangannya bentuk-bentuk digitalisasi Al Qur’an dan Hadist yang ada saat ini dapat berupa:
1.      Softwere Al Qur’an dan Hadist
Softwere ini diaplikasikan dalam bentuk mobile phone dan website. Para muslim yang dapat menyimpannya dalam Handphone atau pun dalam Laptop. Bentuk softwere yang mudah diinstall, efisien dan mobileable ini memberikan muslim yang mempunyai aktivitas tinggi mempunyai kesempatan tetap dekat dengan pegangannya.
2.      SMS Tausiah, Hadist dan Al Qur’an
Pesan-pesan yang masuk dalam dalam Handphone yang berisikan tausiah, Hadist dan Al Qur’an, serta kandungannya biasanya dikirim secara berkala. Dan setiap pengiriman ini pelanggan akan dikenai biaya, dengan otomatis pulsa mereka akan berkurang. Hal ini dimungkinkan ketika penggunanya berlangganan dari SMS Center.
3.      MP3 Al Qur’an dan Hadist
Dalam bentuk ini digitalisasi berbentuk audio. Umat islam yang ingin menghapalkan Al Qur’an dapat melakukannya kapanpun, dimanapun, dalam keadaan apapun. Dengan MP3 player yang biasanya tersedia dalam fasilitas HP ataupun I-pod, MP3 Al Qur’an dan Hadist dapat diputar.
4.      CD interaktif Al Qur’an dan Hadist
     Produk ini menawarkan fasilitas antara audio maupun vidio. Dengan CD interaktif memungkinkan umat muslim memahami Al Qur’an dan Hadist dengan lebih baik. Hal ini karena mereka bukan cuma mendengar tapi juga melihat pada tayangan dalam CD tersebut.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa seorang muslim seharusnya menjadikan Al Qur’an dan Hadist sebagai pegangan mereka. Sebuah kitab suci dari Alloh SWT serta tuntunan yang diajarkan nabi dalam sunahnya merupakan warisan sepanjang zaman bagi umat islam. Pegangan yang harus dijaga oleh tiap muslim, sebagai jalan menuju muslim yang kaffah[17].
Manusia modern yang semakin disibukkan oleh aktivitas menjadikan mereka jauh dari pegangan mereka yang utama sebagai seorang muslim yaitu Al Qur’an dan Hadist. Nilai-nilai yang mulai bergeser ini secara sadar ataupun tidak melanda kaum muslim dewasa ini. Hal ini diperparah dengan masuknya nilai-nilai dari luar, seperti sikap individualism, hedonism dan sikap pragmatism yang mulai mengakar dimasyarakat kita.
Munculnya digitalisasi Al Qur’an dan Hadist menjadi sebuah solusi perkembangan jaman agar umat muslim, khususnya diIndonesia tetap bisa beraktivitas sebagai manusia modern yang memegang pemikiran praktis, efisien, dan ekonomis dalam setiap aspek kehidupannya. Berbagai bentuk digitalisasi Al Qur’an dan Hadist seperti softwere, sms Center, MP3, CD interaktif dan lainnya dapat menjadi pilihan yang ditawarkan.


[1] Berasal dari kata Azzimat yang artinya pegangan.
[2] Hadist tersebut mempunyai makna bahwa , rosullulloh Muhamad SAW menyuruh kita umatnya mempermudah segala urusan kita, hal tersebut sesuai dengan tujuan teknologi yaitu mempermudah segala urusan manusia.
[3] Peralatan seperti ini marak sekali dipasaran dengan harga yang relatif terjangkau, namun sayangnya semuanya itu bukan hanya untuk keperluan mempermudah hidup manusia, melainkan juga memperlihatkan social status. Teknologi yang dibeli bukan berdasar kebutuhan tetapi keinginan untuk dihormati.
[4] Peribahasa ini menggambarkan bahwa tidak ada yang sempurna didunia ini, semuamepunyai nilai kebaikan disatu sisi, dan keburukan disis lain. tinggal dari mana kita memandangnya dan  bagaimana kita menggunakan.
[5] Natrium yang terkandung dalam mie instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mie instan per takaran saji. Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi. Bagi penderita maag,kandungan natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Keadaan asam lambung yang tinggi akan berakibat pada pengikisan dinding lambung dan menyebabkan rasa perih. Sedangkan bagi penderita hipertensi, natrium akan meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara natrium dan kalium (Na dan K) di dalam darah dan jaringan.
[6] Beberapa Back ground politikus kita saat ini berasal dari dunia hiburan, artis, model, penyanyi, aktor,aktris, sampai pelawak pun ikut ambil bagian.
[7] Karbit berasal dari kata senyawa kimia, karbida senyawa tersebut mengeluarkan panas sehingga biasa digunakan untuk mempercepat proses pemasakan pada buah. Hal tersebut dianalogikan dengan proses instan untuk mendapatkan sesuatu.
[8] Gugur gunung, sambat sinambat merupakan istilah lain dari gotong royong, hal itu merupakan istilah tradisi masyarakat jawa
[9] Diterjemahkan dari paper UNCAD, Dep, teknologi  Jeneva disalin dari bahasa Prancis ke bahasa Jermandalam seri Technologie und Politiek, Freimut Duve, Rowohlt Taschenbuch Verlag GmBH. , Reinbek, Humburg, Feb. 1975.
[10] Pemanasan suhu permukaan bumi karena efek rumah kaca, cahaya yang masuk tidak dapat dipantulkan keluar karena dikembaikan oleh lapisan CO2 ke permukaan bumi. CO2 merupakan sisa dari proses pembakaran.
[11] Pencegahan global warming dengan mengurangi konsumsi kertas, hal ini berdampak langsung pada penebangan pohon yang harapannya bisa menurun.
[12] Menelan secara utuh tanpa melihat kontek katanya
[13] Nama lain Al Qur’an adalah Al Huda; petunjuk
[14] Sekarang kenyataan yang ada dilapangan sangat menyedihkan, artis dan filmlah yang menjadi sebuah panutan, padahal harusnya Cuma sebatas tontonan. Ironisnya pada kasus yang merebak belakangan ini, sampai-sampai anak-anak muda kita banyak yang membela Ariel Peter pan yang jelas-jelas salah menjadi pelaku pornografi.
[15] Peribahasa tersebut mengingatkan kita untuk selalu mengikuti perkembangan jaman, dan selalu meningkatkan aktualisasi diri.
[16] Meskipun persentase guru sangat besar dibanding persentase buku.
[17] Muslim yang sempurna secara syari’ah islam, karena belakangan ini banyak muncul aliran-aliran yang mencampurkan agama islam dengan agama lain, mengambil Islam hanya sebagiannya saja dan penyelewengan syariat lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Y.B. Mangunwijaya (Ed.). 1993.TEKNOLOGI DAN DAMPAK KEBUDAYAANNYA. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
H. Purbacaraka.2003.1149 PERIBAHASA INDONESIA. Kota Bengawan: Bintang Pustaka Abadi.
Kaelany, Mujilan dan Rochmat N. 2004. ISLAM UNTUK DISIPLIN ILMU TEKNOLOGI. Jakarta: DEPARTEMEN AGAMA RI DITJEN BAGAIS DITPERTAIS.
Armahedi Mazhar, Cecep Alba. (dkk.). 2004. ISLAM UNTUK DISIPLIN ILMU MANAJEMEN INFORMATIKA. Jakarta: DEPARTEMAN AGAMA RI DIREKTORAT  JENDRAL KELEMBAGAAN AGAMA ISLAM.
Ajat Sudrajat, Amir Syamsudin. (dkk.). DIN AL ISLAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM. Yogyakarta: UNY Press.
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:CWMJ8G2NkDgJ:clickcentre.blogspot.com/2007/10/efek-makan-mie-bagi-kesehatan.html+kandungan+mie+instant&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id&client=firefox-a

Monday, October 17, 2011

SAATNYA MENGGUGAH KARTINI MODERN

Pada 21 April, kita memperingati hari kelahiran Raden Ajeng Kartini, atau yang lebih sering disebut hari Kartini. Sebuah hari memperingati emansipasi wanita Indonesia. Semua kesetaraan yang dapat dinikmati oleh wanita Indonesia sekarang separti pendidikan, kedudukan, jabatan dan lain sebagainya tidak lepas dari perjuangan beliau. Jasa beliau bukan cuma dirasakan oleh kaum hawa, bahkan kaum adampun sekarang mengakui betapa besarnya jasa beliau bagi bangsa tercinta ini. Dari segi agamapun emansipasi dibenarkan sejauh sesuai dengan sunatulloh dan syari’at  agama.



Semangat Kartini untuk mendapatkan pengakuan kesamaan derajat antara laki-laki dan perempuan ini dinilai baik selama masih dalam koridor-koridor yang sudah disepakati bersama dan sejalan dengan niali-nilai kebudayaan bangsa. Perempuan sehebat dan semaju apapun harusnya tidak melupakan kodrat mereka sebagai seorang istri yang taat pada suaminya dan seorang ibu yang membina anak-anaknya. Selain tidak melupakan kodrat mereka, perempuan modern juga tidak boleh melupakan jasa R.A. Kartini dan melanjutkan amanah nilai-nilai yang beliau bawa.
Di sisi lain emansipasi masih banyak disalah artikan oleh perempuan Indonesia. Banyak dari mereka yang menjadi wanita karir dan mengesampingkan tugas-tugas pokok serta kodrat mereka. mereka beranggapan dengan memakai jasa pembantu rumah tangga, tukang kebun, baby sitter dan guru privat lalu tugas mereka selesai. Hasilnya mungkin sama, rumah bersih, apa yang dibutuhkan anak ada, peran ibu secara fisik terpenuhi, namun tidak cukup dengan itu, kehangatan sentuhan tangan ibu tidak ada disana. Keadaan yang seperti itu memperlihatkan bahwa para perempuan Indonesia mulai ternela dan lupa akan semangat Kartini mereka. Peran-peran yang sudah bisa mereka ambil dan nikmati membuat perempuan Indonesia kebanyakan menjadi kacang lupa akan kulitnya. Lupa akan bagaimana R.A. Kartini berusaha mendapatkan pengakuan persamaan itu.
Ketika bangsa ini ingin memperbaiki keadaan perempuan Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, melakukan sosialisasi secara berkala dan efektif. Sosialisasi ini dapat dilakukan dengan sarana media massa, poster, penyuluhan ataupun buku. Dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat menjadi selalu sadar akan semangat kartini. Kedua, memberikan ruang-ruang gerak pada kaum hawa. Setelah mendapatkan pengakuan akan hak-haknya para perempuan juga membutuhkan ruang untuk berkarya didalamnya. Pekerjaan, jabatan, kedudukan dan peran-peran strategis yang nantinya akan dipegang oleh kaun perempuan sebagai sarana menyalurkan bakat dan minat, itulah ruang-ruang gerak yang harus disediakan untuk kaum perempuan.
Ketiga, memasukan nilai-nilai kartini dalam kurikulum pendidikan. Penanaman ini memberikan pondasi yang kuat bagi bangsa Indonesia agar terus mengembangkan dan melanjutkan semangat mulia beliau untuk  memajukan bangsa Indonesia.
 Keempat, keteladanan. Keteladanan ini harapannya dilakukan oleh semua pihak, khususnya orang-orang yang dituakan. Dalam keluarga ada orangtua, dalam masyarakat ada pamong, di seolah ada guru dan lain sebagainya, mereka itulah sumber keteladanan yang ada disekitar kita sehingga menjadi contoh untuk para pemuda. Teladan ini khususnya dalam bentuk emansipasi dan pengembangan peran perempuan yang diamanahkan oleh ibunda kita, Kartini.
Kelima, Tindakan konkret dari semua elemen, dalam hal ini mulai dari rakyat kecil hingga jajaran pemerintahan memberikan tindakan-tindakan nyata. Upaya yang harusnya dilakukan ini memang tidaklah mudah. Karena perlu dukungan dari semua pihak dari manyarakat sendiri hingga pemerintahan sebagai penentu kebijakan. Namun perlu disadari juga bahwa langkah ini tidak akan berhasil jika kita tidak memulai dari diri sendiri, mulai dari hal sederhana, dan mulai dari sekarang. Wallohu’alam..

Sunday, October 16, 2011

PENCITRAAN LEMBAGA PENEGAK HUKUM DAN KPK





Begitu banyaknya kasus pelanggaran hukum yang terjadi di Indonesia, hingga kasus-kasus tersebut terbiasa terdengar ditelinga kita. Demikian pula kasus-kasus korupsi yang marak muncul dipermukaan. Wacana pemberantasan korupsi yang dijanjikan oleh para pemimpin bangsa pun belum terealisasikan secara holistik. Senjata utama pemerintah yang terletak pada Lembaga Penegak Hukum dan KPK belum pula mampu menjawab itu semua. Kesan yang ada malah banyak penegak hukum yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Pemberitaan  media yang fokus terhadap kasus Gayus dan penanganannya memang sangat membuat publik geram dan bosan akan kasus yang tidak kunjung usai. Penanganan yang terkesan lamban, berbelit-belit dan memakan banyak waktu membuat kepercayaan publik semakin menurun. Meskipun sudah sejak lama kepercayaan tersebut luntur oleh ketidak beresan beragam kasus yang ditangani penegak hukum Indonesia.
Rendahnya tingkat kepercaan publik terhadap penanganan kasus oleh penegak hukum menuntut solusi yang harus disegerakan. Peran “pahlawan pemberantas korupsi” yang harapannya hadir dan menyelesaikan segudang kasus korupsi yang mengakar di dalam kubu pemerintah itu sendiri pun belum mampu dijalankan oleh KPK. Hal ini di perparah oleh kasus Bibit-Chandra dalam Komisi Pemberantasan Korupsi ini.
Kinerja para penegak hukum yang tidak memuaskan menjadi faktor utama rendahnya tingkat kepercayaan publik. Kasus-kasus seperti penyuapan pihak kejaksaan, Cirus Niaga, Bank Century, Susno Duaji sampai Gayus menjadi catatan buruk tersendiri bagi penegak hukum bangsa ini. Pasalnya, bukan hanya proses penanganannya yang lamban, namun juga beberapa temuan mengindikasikan keterbibatan penegak hukum di dalamnya.
Posisi KPK sebagai lembaga otonom yang khusus menangani korupsi, harapannya memiliki andil lebih tinggi dibanding kepolisian dan kejaksaan. Sejarah kelam kejaksaan dan kepolisian terkait keterlibatan lembaga tersebut dalam kasus-kasus korupsi menjadi nalar tersendiri agar KPK-lah yang harus memutuskan rantai korupsi para petinggi bangsa. Kewenangan untuk menangani kasus-kasus korupsi dijamin oleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Untuk itu KPK mempunyai hak dan wewenang untuk menyelesaikan kasus tersebut.
Ya, tidak dapat kita dipungkiri bersama juga bahwa Lembaga Penegak Hukum (kepolisian dan kejaksaan) merupakan lembaga bentukan Presiden. Dan ketika ada masalah di dalamnya, cara paling aman untuk mempertahankan kredibelitas seorang Kepala Negara adalah membenahinya, bukan malah melemparkan tanggungjawab mereka sepenuhnya pada KPK. Posisi Lembaga Penegak Hukum yang berada langsung dibawah garis kordinasi Presiden, menuntut peran-peran penting dalam penyelesaian kasus-kasus yang menjadi momok bangsa ini, korupsi.
Melihat realita dan tantangan yang ada, kedepannya bukan saling tarik-ulur tanggungjawab dan wewenang antara lembaga penegak hukum dan KPK, namun sebuah kerjasama “apik” dan terstruktur  yang harapannya akan mereka munculkan. Sinergi yang dapat menjawab semua tantangan kasus-kasus korupsi bangsa ini. Sehingga pada akhirnya pencitraan perbaikan hukum akan dibawa oleh lembaga penegak hukum dan KPK. Hal ini didasarkan pada peran-peran strategis masyarakat dalam menyelesaikan kasus-kasus korupsi hanya dapat dijalankan dengan baik ketika kepercayaan terhadap para penegak hukum ini muncul. Untuk itulah pencitaan perbaikan hukum harus secepatnya dibangun oleh Lembaga Penegak Hukum dan  KPK.

BIARKAN KAMI BERKARYA







Mahasiswa sebagai pemegang peranan penting di tengah masyarakat mempunyai batasan waktu dalam penggunakan gelar Agent of Change  Peraturan yang membatasi masa studi di kampus ini membuat para mahasiswa harus bergelut dengan aktifitas akademik kampus dan kegiatan di luar akademik kampus. Antara kewajiban kampus dan hak pengembangan diri harus diseimbangkan bersama-sama. Dan yang jadi pertanyaan sekarang adalah apakah kebijakan tersebut sudah bijak dengan kondisi mahasiswa masa kini?

Pertama mahasiswa harus mendalami ilmu penngetahuan dan menempuh sejumlah mata kuliah yang dibebankan padanya. Menjadi kewajiban bagi setiap mahasiswa di progam studinya masing-masing untuk menyelesaikan tagihan mata kuliah. Dengan sistem SKS (Sistem Kredit Semester) dan biaya kuliah yang tinggi mahasiswa dengan kekritisannya disulap pola pikirnya menjadi study oriented.
Kedua mahasiswa harus mengembangkan dirinya, dengan segenap kompetensi yang dibutuhkan di dunia pasca-kuliah. Skill yang mahasiswa kembangkan ini harapanya sesuai dengan minat, bakat dan tujuan mereka pasca-kuliah. Dengan wadah-wadah di tiap-tiap kampus mereka masing-masing yang memfasilitasi pengembangan skill mereka.
Namun bukan berhenti dalam tataran menimba ilmu dan mengembangkan skill mahasiswa juga dituntut konkret berkarya. Berkarya dalam penelitian, berkarya dalam kewirausahaan, berkarya dalam organisasi, berkarya dalam karya tulis, berkarya dalam dunia jurnalistik, berkarya dalam bidang politik, berkarya dalam bidang seni budaya, berkarya dalam bidang olahraga dan dalam bidang lainnya. Bukan hal yang mudah untuk bisa menguasai dan berkarya dalam bidang tersebut. Dan tidak mungkin dalam hitungan hari juga untuk dapat menguasai itu semua.
Waktu tujuh sampai sepuluh tahun ini menjadi ruang gerak yang sangat sempit untuk mahasiswa memainkan perannya. Menjadi pakar dalam bidang akademiknya, mengembangkan skill dan berprestasi dengan karya-karyanya. Untuk itu pembatasan masa kuliah menurut penulis kurang bijak untuk kondisi mahasiswa saat ini.
Yang menjadi perhatian utama kita saat ini adalah bagaimana mahasiswa sebagai pelaku aktif dan birokrasi sebagai regulator kampus bersinergi mencetak mahasiswa dengan karya-karya mereka. Bukan malah membatasi ruang gerak mahasiswa untuk berkarya.

Saturday, October 15, 2011

KESANTUNAN DAKWAH TULIS; KEKUATAN DAKWAH ISLAM

KESANTUNAN DAKWAH TULIS; KEKUATAN DAKWAH ISLAM 
 
“Ajaklah manusia kepada jalan Tuhanmu berdasarkan kebijaksanaan dan tutur kata yang baik, dan ajaklah mereka berdiskusi dengan cara yang paling baik” 
(An Nahl: 25)


http://3.bp.blogspot.com/_Tas0g4Sx6jA.jpg
 Kekuatan media sungguh tidak diragukan, untuk merubah dan menggerakan umat.
Sebut saja kasus Palestina Vs Israel. Dengan pemberitaan yang sedemikian rupa, membuat masyarakat dunia bergerak melakukan demonstrasi dan mengecam tindakan sewena-wena Israel dan sekutunya. Di Indonesia pemberitaan pelanggaran wilayah, pengklaiman budaya dan kasus miring lain oleh Malaysia terhadap Indonesia menyebabkan aksi-aksi begitu banyak muncul di nusantara.

Memang tidak bisa di pungkiri kekuatan media massa pada saat ini. Namun seperti yang dikatakan Paman dari Peter Parkcer, si Spiderman, “Dibalik
kekuatan besar terdapat tanggungjawab yang besar pula,”. Kemampuan media tadi harapannya dapat dipertanggungjawabkan oleh tiap-tiap pihak yang memanfaatkannya. Masalahnya, banyak sekali media massa baik cetak maupun elektronik yang menyalah gunakan media untuk kepentingan pribadi atau golongan. Sehingga menghalalkan segala cara dari menutup-nutupi kejahatan seseorang hingga melakukan pembohongan publik. Astaghfirloh..
Ayat di atas menerangkan betapa Islam menghargai kehalusan dan kesantunan dalam menjembatani perbedaan, meskipun itu perbedaan mendasar mengenai keyakinan. Diskusi dan perbincangan secara langsung ataupun melalui tulisan. Tetap saja sebagai agama Rahmatan lil alamin, Islam mengajarkan umat manusia untuk memuliakan lawan bicaranya, lawan diskusinya, atau pun lawan debatnya. Subhanalloh, betapa mulianya agamaMu ini ya Alloh.
Hal yang sama dicontohkan oleh suritauladan kita, beliau Nabi Besar Muhamad SAW. Yang menyebarkan agama Islam dengan kedamaian dan kearifan, tanpa paksaan dan kekerasan. Dalam suatu riwayat Nabi pernah mengajak suatu kaum, namun kaum tersebut bukannya mengikuti seruan tersebut malah melempari Beliau dengan batu. Layaknya makhluk hina dina mereka melempari beliau hingga wajah beliau berdarah. Selagi Nabi Muhamad beristirahat dibawah pohon, Malaikat Jibril turun dan meminta Muhamad untuk meminta Alloh mengadzab kaum tersebut, hingga nanti jibril bisa memindahkan gunung ke atas kaum durhaka tersebut. Namun Muhamad menolak. Dakwah teladan yang luar biasa.

PENDIDIKAN DAN AMANAH UUD 1945





Dalam Undang-Undang Dasar 1945, pasal 32 ayat 1 disebutkan  “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. Maka menjadi sebuah tanggungjawab bagi pemerintah untuk memberikan haknya kepada setiap warganegara, hak mendapat pendidikan. Dapat kita lihat usaha-usaha yang dilakukan pemerintah lewat kebijakan-kebijakannya mengenai pendidikan. Mulai dari wajib belajar 9 tahun, BOS (Bantuan Operasional sekolah), beasiswa dan upaya-upaya mensukseskan pendidikan lainnya dalam rangka mencerdaskan negeri ini.

Banyak orang yang beranggapan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih sangat jauh dari harapan. Pasalnya mereka berkaca pada pendidikan di negeri tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Malaysia mempunyai asal rumpun yang sama dengan kita, namun ketika kita melihat disana, pendidikan sudah menjadi hal yang penting dan mendapat perhatian yang serius terbukti dengan sarana prasarananya dan biaya pendidikan yang dikelola secara baik. Singapura yang notabenya negara dengan luas wilayah sempit, tidak lebih luas dari Yogyakarta ini mempunyai cerita tersendiri mengenai pendidikannya. Negara yang berkembang kearah Industri dan perdagangan ini mempunyai pendidikan yang sangat apik , hal ini dibuktikan dengan kualitas warganegara dan  yangprestasinya yang diakui dunia, tidak jarang lomba-lomba saint dimenangkan oleh pelajar Singapura.
Disamping itu biaya pendidikan juga ikut membuat masyarakat kehilangan kepercayaan akan kinerja dinas pendidikan. Pasca kebijakan pendidikan mengenai BOS diluncurkan, permasalahan mungkin berkurang, namun timbul masalah baru. Ketika kita meninjau bahwa BOS hanya diberikan pada peserta didik di Sekolah dasar dan Menengah Pertama, amka akan timbul efek samping lain. Pertama ditaraf SMP, banyak sekolah yang masih meminta dana dari wali murid dengan pengelolaan yang kuran jelas dan disosialisasikan. Bangi orang-orang awam ini akan menimbulkan pertanyaan dan keresahan baru, “bukannya sudah ada dana BOS y?”.  Kedua, pada tataran SMA, sekolah menaikan iuran komite dengan anggapan, “diSMP biaya pendidikan ditopang oleh BOS ditambah penarikan komite”, maka biaya pendidikan SMA juga ikut naik.
Meskipun pemerintah berdalih bahwa pendidikan (wajib belajar 9 tahun) sudah dapat dinikmati semua orang, namun di era seperti sekarang ini tidaklah cukup. Indikator paling sederhana untuk menilai kinerja perintah adalah dengan melihat pelayanan (yang paling banyak disorot adalah biaya pendidikan) dan kualitas pendidikannya. Meskipun belum sesuai dengan harapan, namun kita sebagai bagian dari negara ini  haruslah mendukung, mensukseskan dan mengontrol kinerja pemerintah dalam hal pendidikan.